Jaka Triwiyana, Mahasiwa Prodi DKV FSRD ISI Surakarta Melakukan Pendampingan Kepada Siswa Tuna Daksa YPAC Surakarta Yang diundang Untuk Melukis di Istana Negara Jakarta

Jaka Triwiyana bersama Muhammad Salwa Aristotel di Istana Negara, Jakarta, 2017

Jaka Triwiyana (mahasiswa semester VII) Prodi DKV FSRD ISI Surakarta sebagai mahasiwa dalam kegiatan salah satu Tri Darma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat, dengan mendapat kepercayaan dari YPAC Surakarta untuk kegiatan pendampingan kepada penyandang tuna daksa dalam hal bidang melukis.

Pemuda asal Klaten dengan melalui metode dari teknik dasar mengenai warna, komposisi dan teknik melukis lainnya, dipercaya membimbing penyandang tuna daksa yang memiliki hobby melukis.

Dari hasil bimbingannya, dimana salah satu siswa yang bernama : Muhammad Salwa Aristotel, siswa kelas IX SMP YPAC di Surakarta yang akan (atas rekomendasi dari pihak propinsi Jawa Tengah/Istri Gubernur Jawa Tengah) diundang ke Istana Negara (Jakarta) untuk melukis wajah peserta tamu kenegaraan dari luar negeri, melukis tamu negara dalam Spouse Program KTT IORA 2017 pada bulan Maret lalu. Dimana Salwa kebagian melukis istri Wakil Presiden Tanzania, selain itu juga diundang untuk beraksi dengan melukis tamu negara yaitu Wakil Presiden Amerika Serikat, Mike Pence pada bulan April lalu.

Muhammad Salwa Aristotel nama lengkap dari remaja difabel tanpa lengan ini atau dalam bahasa medisnya disebut kelainan kongenital.

Penyandang tuna daksa tersebut sudah piawai melukis dengan menggunakan media kuas ke dalam Kanvas dengan menggunakan kakinya dan akan unjuk kebolehan dengan melukis langsung di perwakilan negara asing di Istana Negara.

Sebuah hasil dan prestasi yang membanggakan.