2 Tim PKM ISI Surakarta lolos KBMI Tahun 2019

Setelah dua tim PKM lolos didanai KBMI (Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia) Tahun 2019, pada bulan Juli 2019 menyusul tiga tim Program Kompetisi Bisnis Mahasiwa Indonesia (KBMI) Intitut Seni Indonesia Surakarta menyusul lolos proposal didanai. Tahun ini merupakan tahun pertama mengikuti kompetisi KBMI yang sekaligus berhasil lolos didanai tiga proposal bisnis. ISI Surakarta merupakan satu-satuya perguruan tinggi seni yang lolos KBMI pada Tahun 2019.
KBMI merupakan program yang dinilai mampu memberikan dampak positif pada mahasiswa untuk mendorong mahasiswa berwirausaha, termasuk model pengembangan usaha yang dimiliki oleh mahasiswa. Pelaksanaan KBMI akan terus ditingkatkan kualitasnya dalam rangka memberikan motivasi berwirausaha dan pengembangan usaha di kalangan mahasiswa dengan harapan dapat diadopsi menjadi sebuah sistem pembinaan berwirausaha di perguruan tinggi.
Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melalui Direktorat Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa) terus berupaya mengembangkan dan memperbanyak jumlah mahasiswa berwirausaha. Salah satunya adalah dengan menyelenggarakan kegiatan Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI).
Koordinator sekaligus dosen pembimbing Tim KBMI ISI Surakarta Eko Sri Haryanto, S.Sn, M.Sn menyatakan bahwa Kegiatan tahap selanjutnya bagi pamenang adalah kontrak bantuan usaha guna memulai atau mengembangkan usahanya, kemudian diakukan mentoring-coaching bisnis, pendampingan bisnis secara online Monitoring dan Evaluasi. Selanjutnya penerima dana KBMI mengirimkan laporan kemajuan melalui form online sebagai bahan monitoring dan evaluasi. Penerima dana KBMI yang terpilih berdasarkan hasil monev dan laporan akhir akan diikutsertakan pada Ekspo KMI 2019 yang rencananya akan dilombakan secara nasional di pulau Batam.
Tim pertama KBMI tahun 2019 memilih judul “Jasa Sewa Kostum Tari Tradisional” dengan tim yang terdiri dari Efan (Prodi Teater), Kalis Laras Wati (Prodi Teater), dan Aris Dwiyanto (Prodi Etnomusikologi), dengan Dosen Pembimbing Akyar Makaf, S.Sn., M.Sn.
Tim kedua mengambil judul “Kinanti Event Organizer” dengan anggota ketua Vivi Helmalia Putri, dan anggota Nugroho wahyu prasetyo, dan Ahmad Nur Yahya Alpin (semua dari Prodi Televisi dan Film) dengan Dosen Pembimbing Titus Soepono Adji, S.Sn, M.Sn
Tim ketiga mengambil judul “Bathok Coco” dengan anggota ketua Sigit Kurnia Nur Santoso (Prodi Fotografi), Ari Aryani (Prodi Desain Interior) dan Aqsal Bayu Arbima (Prodi Karawitan) dengan Dosen Pembimbing Eko Sri Haryanto, S.Sn., M.Sn