Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) FSRD ISI Surakarta, Nur Aula Octavia yang berhasil meraih Juara III Youth Paper Challenge kategori Best Solution Paper dalam ajang Konferensi Pemuda Nasional yang diselenggarakan di Universitas Gadjah Mada pada 15 Februari 2026.
Kompetisi bergengsi skala nasional ini diselenggarakan oleh Arah Group (Arah Pemuda Indonesia, Global Step Indonesia, Arah Academy, dan Be Better Indonesia) yang berkolaborasi dengan HMP UGM. Mengusung tema besar “Skill Up, Level Up, dan Impact Up”, konferensi ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk meningkatkan keterampilan (skill up), meningkatkan resiliensi dan membangun growth mindset (level up), serta mengimplementasikan ke dampak nyata di era disrupsi digital (impact up).
Dalam kompetisi ini, sebanyak lebih dari 2.000 pendaftar dan submission paper dari seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, hanya 500 peserta dengan karya terbaik yang dinyatakan lolos seleksi dan menjadi peserta resmi konferensi. Melalui proses kurasi yang ketat, Octavia yang masuk DKV angkatan 2020 berhasil menembus jajaran Top 10 Paper Terbaik dan mempresentasikan gagasannya secara daring di hadapan tiga dewan juri serta 500 peserta lainnya. Pada pengumuman resmi yang dilaksanakan secara luring di Universitas Gadjah Mada, Octavia diumumkan sebagai Juara 3 kategori Best Solution Paper.
Paper karya Octavia dengan dipandu oleh Rendya Adi Kurniawan selaku dosen pembimbing meraih prestasi mengangkat judul “Dari Viewers ke Values : Peran Konten Kreator dalam Transformasi Digital Pemuda melalui Dampak Nyata Pengabdian Masyarakat”. Melalui gagasan ini, mahasiswa DKV ini menyoroti transformasi pemuda khususnya konten kreator muda yang diperlukan agar kreativitas digital tidak berhenti pada pencapaian popularitas (viewers), melainkan berkembang menjadi nilai aksi nyata sosial berkelanjutan (values). Paper tersebut menekankan pentingnya peran konten kreator sebagai agen perubahan dalam menunjang peningkatan literasi digital, resiliensi, growth mindset dan kontribusi nyata pemuda melalui pengabdian masyarakat.
Konferensi Pemuda Nasional tahun ini semakin meriah dengan kehadiran moderator inspiratif, Najwa Nur Awalia, Juara 2 Pilmapres 2024, peserta Clash of Champions (COC) Ruangguru, sekaligus education content creator yang aktif mengedukasi pelajar dan mahasiswa Indonesia. Selain itu, konferensi ini juga menghadirkan dua narasumber ternama, yakni Prof. Dr. Janianton Damanik, M. Si., sebagai Kepala Program Studi S3 PSdk UGM yang membahas pengembangan skill pemuda menjadi dampak nyata terutama mahasiswa di era digital, serta Danang Giri Sadewa, S. Sos., seorang education influencer yang dikenal aktif mengedukasi generasi muda melalui sosial media instagram.
Konferensi ini dihadiri lebih dari 500 delegasi dari berbagai daerah di Indonesia mulai dari sabang sampai merauke dengan latar belakang, profesi, dan institusi yang beragam. Konferensi Pemuda Nasional ini menjadi ruang kolaborasi, pertukaran gagasan, peningkatan wawasan dan keterampilan antar pemuda untuk menjawab tantangan zaman.
Dalam semangat konferensi, Octavia menyampaikan pesan yang relevan dengan tema acara bahwa “Pemuda yang hebat adalah pemuda yang mau terus belajar, bertahan, tumbuh, dan berdampak nyata.”
Menurut M. Harun Rosyid Ridlo selaku Kaprodi DKV menyatakan bahwa capaian prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk tidak hanya Skill Up dalam keterampilan, Level Up dalam pola pikir dan resiliensi, tetapi juga Impact Up dalam aksi nyata sosial berkelanjutan. Selain prestasi ini dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk berprestasi di berbagai bidang lainnya.
(fsrd/bh




