Tampak beberapa mahasiswa Prodi DKV ISI Surakarta sedang asyik mengerjakan karya baik berupa ilustrasi maupun desain poster. Mereka berenam mahasiswa angkatan 2025, yakni Falihah Nailatusy Syarafah, Sabrina Handayani, Sirhan Muzaffar, Natanael Zeliga Sitorus, Alfrida Az’zahra Rekta, dan Deswinda Auliya akan mengirimkan masing-masing 1 (satu) karya Pameran Seni Digital Selangor (iDIGISEL) @2026 Malaysia.
Sebagai bagian untuk memberi wawasan kepada mahasiswa dalam berkarya dan berjejaring baik tingkat nasional maupun internasional, maka Prodi DKV ISI Surakarta berinisiatif memberikan pendampingan untuk mengikuti kegiatan pameran internasional, khususnya ke Pameran Seni Digital Selangor (iDIGISEL) @2026 Malaysia dalam waktu terdekat ini.
Pameran diselenggarakan secara hybird dan karya terpilih akan dipamerkan di Galeri Shah Alam (GSA), Shah Alam, Selangor, Malaysia yang mengangkat tema Digital Identity, Heritage & Creative Future. Pameran ini diselenggarakan atas kerjasama Persatuan Seniman Seni Digital Malaysia (ASEDAS Malaysia) dan Yayasan Seni Selangor (YSS).
Kategori karya yang dipamerkan, yakni Digital Painting, Generative AI Art, 3D Digital Art, Animation/Motion Graphics, Video Art, Interactive/New Media, Digital Installation Art, dan Hybrid/Mixed Media (digital-based). Selain itu, kategori lain termasuk Generative AI, Video, Animation, Interactive & Installation Art.
Pendampingan dilaksanakan di Ruang Rapat lantai II Gd V Jurusan Desain, Kampus Mojosongo, FSRD ISI Surakarta selama 3 (tiga) hari dari 3 – 5 Februari 2026, berupa materi membaca brief dan tema pameran, mencari ide gagasan, sketsa, sampai tahap eksekusi karya ilustrasi maupun desain poster.
Menurut Sirhan Muzaffar, salah satu peserta mahasiswa mengungkapkan bahwa dengan kegiatan pendampingan ini sangat bermanfaat dalam merancang karya desain untuk bisa lolos seleksi dalam pameran internasional ungkapnya dalam rilis yang dikirim.
Kegiatan yang dipandu oleh Basnendar Herry Prilosadoso selaku dosen pembimbing ini memberi wawasan karya seni rupa dan desain yang mudah diterima oleh kurator luar negeri, selain itu kiat untuk memilih visual dan tipografi yang menarik dan mampu memberi pesan sesuai tema pameran.
Sedangkan menurut M. Harun Rosyid Ridlo selaku Kaprodi DKV menyampaikan dukungan dan apresiasi dalam kegiatan ini, khususnya kepada mahasiswa yang ikutserts dan sekaligus bisa submit karya di event pameran tingkat internasional ini. Semoga dengan berjejaring secara global diharapkan mahasiswa lebih terbuka wawasan terkait seni rupa dan desain nantinya.
(fsrd/bas)





