Berkat kegigihan, proposal yang berjudul Perancangan Desain Card Game ‘KERTU’ Kertu Kosakata Interaktif Bahasa dan Budaya Jawa lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) skim Karsa Cipta tahun 2024.

Selain itu, bertepatan dengan Dies Natalies ISI Surakarta ke 60 tahun 2024 ini, keempat mahasiswa dari Prodi Desain Komunikasi Visual FSRD ISI Surakarta memberi kado spesial, dimana Zidane Athillah Ardani, Muhammad Fata Hibban, Naranda Zharidah Taqiy, dan Putri Rahmadani Supriadi yang kesemuanya angkatan 2022 tergerak untuk menciptakan solusi inovatif melalui ajuan proposal PKM-KC yang lolos dan didanai oleh Kemendikbudristek.

Ajuan proposal PKM dengan melihat kondisi bahasa Jawa, merupakan salah satu kekayaan budaya bangsa yang perlu dilestarikan. Namun, seiring berjalannya waktu Bahasa Jawa mengalami tantangan karena minimnya minat generasi muda dalam mempelajarinya.

Tim yang dibimbing oleh dosen pembimbing Hening Laksani, M.Pd ini mengusulkan pembuatan card game edukatif yang menarik dan mudah digunakan untuk membantu anak-anak belajar bahasa Jawa.

Tim PKM dalam skim Karya Cipta (PKM-KC) terdiri dari mahasiswa DKV FSRD ISI Surakarta yang memiliki kepedulian tinggi terhadap budaya Jawa dan ingin berkontribusi dalam melestarikannya. Mereka memiliki keahlian di bidang desain, ilustrasi, dan pengembangan media pembelajaran.

Card game ini dirancang dengan konsep yang menarik dan interaktif, dipadukan dengan ilustrasi yang penuh warna dan permainan edukatif yang menyenangkan. Diharapkan card game ini dapat meningkatkan minat dan motivasi anak-anak dalam mempelajari bahasa Jawa.

Tahap awal pengembangan card game ini telah dilakukan dengan melakukan riset dan desain, menghasilkan prototipe awal yang kemudian diuji coba pada Rabu, 3 Juli 2024 dengan ditujukan kepada 20 anak di Yayasan Kembang Setaman Surakarta.

Uji coba dilaksanakan di pendopo yang terletak di Jl. Bima Sakti 7, No.7, Jebres, Kota Surakarta ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas card game dalam meningkatkan minat dan kemampuan anak-anak dalam belajar bahasa Jawa, jelas Zidane selaku ketua dari tim PKM-KC.

Antusiasme anak-anak dalam mengikuti uji coba ini sangatlah tinggi. Mereka terlihat senang dan antusias saat belajar menggunakan card game edukatif ini. "Card game ini seru banget! Saya jadi lebih mudah belajar bahasa Jawa," ujar Banyu Oktry sebagai salah satu peserta uji coba.

Tim PKM-KC ISI Surakarta, seperti yang diungkapkan Putri Rahmadani Supriadi, salah satu tim mahasiswa yang berharap melalui card game edukatif ini dapat menjadi media pembelajaran yang efektif dan menyenangkan bagi anak-anak dalam mempelajari bahasa Jawa.

Mereka juga berencana untuk mengembangkan card game ini lebih lanjut dan mendistribusikannya ke sekolah-sekolah dan sanggar budaya di seluruh Indonesia imbuhnya.

(fsrd/bas)